Selasa, 25 April 2017

DASAR-DASAR ACTION SCRIPT

     1.    Definisi Action Script

ActionScript adalah bahasa pemrograman yang di pakai oleh software Flash untuk mengendalikan object – object ataupun movie yang terdapat dalam Flash.

ActionScript adalah sebuah bahasa pemrograman yang terdapat pada adobe flash, dimana bahasa pemrograman ini dapat digunakan untuk membuat animasi ataupn aplikasi berbasis desktop, dan berbasis android, dapat menjadi interaktif. ActionScript yang biasa digunakan untuk memberikan interaksi antara pengguna dan aplikasi ini, menjadi salah satu kebutuhan penting, karena dengan menerapkan actionscript aplikasi yang dibuat dengan adobe flash akan menjadi lebih menarik.

Actionscript terdiri dari versi 1.0, 2.0 dan 3.0. Actionscript 1.0 dan 2.0 digunakan pada pengembangan aplikasi berbasis desktop dan animasi yang sifatnya interaktif. Actionscript 3.0 merupakan versi paling terbaru yang dapat digunakan untuk pengembangan dari aplikasi berbasis desktop dan berbasis android.
3 versi pada Actionscript :

a)    Actionscript 1.0 ( tahun 2000 – tahun 2003) mulai dipergunakan pada Flash 5 dengan minimal dimainkan di Flash Player 5.
b)    Actionscript 2.0 ( tahun 2003 – tahun 2006 ) mulai dipergunakan pada flash MX 2004 dengan minimal dimainkan di Flash Player 7.
c)    Actionscript 3.0 (tahun 2006 – sampai sekarang ) mulai dipergunakan pada Flash CS3 dengan minimal dimainkan di Flash Player 9.

      2.    Fungsi Action Script

Action Script memiliki beberapa fungsi atau peran yang dapat membantu dalam merancang situs atau movie Flash, diantaranya :

a)    Membuat Sistem Navigasi Situs
Hal ini berkaitan dengan bagaimana Action Script dapat mengatur user menjelajahi situs atau program yang telah dibuat. Dengan demikian animasi situs yang telah dibuat tidak hanya menjadi “film iklan” belaka, kecuali memang diinginkan seperti itu ( dalam kasus film kartun menggunakan Flash ).

b)    Menambahkan interaktivitas dengan user
Dengan Action Script user dapat berinteraksi dengan setiap elemn di dalam movie Flash, baik itu tombol movie klip maupun teks,

c)    Membuat situs atau program yang dinamis

     3.    Jenis-Jenis Action Script Pada Flash

Jenis – jenis Action Script pada Flash terdiri dari 3, yaitu :

a)    Actionscript pada Frame
ActionScript pada Frame adalah Actionscript yang diletakan pada frame, atau juga sering disebut FrameScript. FrameScript ini hanya bisa dilakukan pada keyframe atau blankkeyframe. Untuk melihat frame yang telah diberikan script terdapat tanda berupa huruf ‘a’ kecil yang menandakan keberadaan sebuah Script.




b)    Actionscript pada MovieClip
ActionScript yang diletakan pada MovieClip sering disebut MovieScript. Yang harus diingat adalah untuk membuat movieScript tentunya garus ada MovieClip tempat kita meletakan ActionScript tersebut. MovieClip memiliki bahasa ( syntax ) sebagai berikut.

onClipEvent (event) {
perintah
}

Arti syntax movieScript di atas adalah :
a) Kata ‘onClipEvent’ menunjukan bahwa perintah ini ditujukan untuk MovieClip tempat diletakannya Script.
b)  Kata ‘event’ menunjukan event yang terjadi pada movieClip tersebut. Sebenernya Event di MovieClip ada 9 diantaranya : load, enterFrame, unload, Mouse up, Mouse down, Key down, Key up, dan data. Namun diantara semua itu yang sering digunakan yaitu load dan enterFrame.
c)    Kata ‘perintah’ menunjukan perintah yang dapat diberikan pada MovieClip.

c)    Actionscript Pada Button
ActionScript pada Button tentunya harus ada Button tempat meletakkan ActionScript tersebut. Secara umum syntax yang digunakan dalam penulisan ActionScript pada Button hampir sana dengan penulisan MovieScript. Berikut ini untuk syntax :

on (event) {
perintah
}


Arti syntax untuk movieScript diatas adalah :
a)    Kata ‘on’ menunjukan bahwa perintah ini ditujukan untuk MovieClip tempat diletakannya script dan ini merupakan syarat utama untuk script yang digunakan pada Button.
b)  Kata ‘event’ menunjukan even yang terjadi pada Button tersebut ada 7 event yang terdapat pada Button, yaitu : press, release,rollOver, rollOut, dragOver, dragOut, dan keypress. Meski demikian hanya dua event yang sering digunakan yaitu press dan release.

Sumber :

Rabu, 19 April 2017

PENGANTAR KONSEP GIMP



Pengantar Konsep GIMP

A)      Definisi GIMP

GNU Image Manipulation Program atau yang lebih dikenal dengan sebutan GIMP adalah perangkat lunak untuk manipulasigrafik berbasis raster. GIMP berjalan pada desktop GNOME dan dirilis dengan lisensi GNU General Public License. GIMP pada awalnya dikembangkan untuk desktop X11 yang berjalan di platform Unix. Namun saat ini piranti lunak ini sudah diporting ke beberapa platform sistem operasi yang lain yaitu MS Windows dan Mac OS.
Grafik yang dihasilkan oleh GIMP disimpan dengan format XCF dan bisa diekspor ke berbagai format gambar seperti bmp, jpg, gif, pdf, png, svg, tiff, dan masih banyak lagi yang lainnya. GIMP menyediakan banyak sekali plugin yang memudahkan dalam mengolah gambar (image) dengan cepat.Pengembang dan pengelola GIMP memiliki visi produk GIMP untuk berusaha menjadi perangkat lunak grafis kelas atas dalam menyunting dan menciptakan gambar asli, foto, ikon, elemen grafis halaman web, dan seni untuk elemen antarmuka pengguna.https://faldoilyanda.files.wordpress.com/2013/01/956267696-1.png

GIMP adalah akronim dari GNU Image Manipulaton Program yang dikembangkan dan didistribusikan secara gratis pada platformLinux. Program aplikasi pengolah bitmap dan digital imaging GIMP dapat dikatakan paling populer digunakan oleh penggunakomputer dengan sistem operasi ( sistem operasi) Linux. Program GIMP ditulis oleh Peter Mattis dan Spencer Kimball. Versi GIMP pertama kali adalah 0.54 yang dikeluarkan pada tahun 1996.GIMP digunakan oleh peminat dan praktisi desain grafis yang menggunakan sistem operasi Linux untuk mengolah dan memanipulasi gambar atau foto sesuai dengan kebutuhan kreatif.[4]Program GIMP disediakan secara default hampir diseluruh distribusi Linux, mulai dari Slackware, Mandrake, Red Hat, Suse, dan sebagainya GIMP telah mengalami penyempurnaan dari versi sebelumnya, menjadi lebih mudah dalam mengoperasikannya Salah satu contoh yaitu adanya perubahan ukuran kuas yang kini dibuat lebih fleksibel, dan adanya tambahan menu warna.

B)      Fitur-Fitur GIMP

GIMP bisa membaca hampir semua format file: dari standar JPG sampai PSD, kita juga bisa memanfaatkan plug in untuk menambah kompatibilitas dengan format file lain. GIMP juga memiliki sederet fitur dasar: cropping, rotasi, adjustment warna. Fitur penting lain yang kita jumpai di Photoshop juga tersedia disini: curve adjustment, hue saturation, sharpening, channel mixing, layer masking, clone stamp, healing brush dan level.
Semua fiturnya tersedia dalam kotak berisi ikon dengan masing-masing fungsi. Lihat gambar dibawah ini:

https://i0.wp.com/belfot.com/wp-content/uploads/2012/10/gimp2.jpeg?resize=137%2C581

Selain itu, GIMP juga menyediakan fasilitas ekspor/impor berkas Photoshop. Sehingga dapat menyunting berkas-berkas gambar yang sudah dibuat di Windows.



C)      Manfaat GIMP

Secara manfaat, GIMP tidak berbeda jauh dari Photoshop. Hanya mungkin karena dia merupakan aplikasi open source yang dibuat banyak orang secara gotong royong, kesan kurang rapih dan kurang halus muncul.  Bagi anda yang ingin mencobanya, sedikit kesabaran, mau membaca manual dan suka otak-atik akan banyak membantu karena memang butuh adaptasi dan kurva pembelajaran yang baru.



Sumber :

http://belfot.com/gimp/
http://filetekno.com/gimp-adalah-pengertian-gimp-kelebihan-dan-kekurangan-gimp/
https://faldoilyanda.wordpress.com/mengenal-gimp-inkscape/